Nguri Nguri Budaya Leluhur

Hubungan prasasti anjuk ladang dan batik nganjuk


abdikanjeng - prasasti anjuk ladang

Emang ada ya hubungan antara motif khas batik nganjuk sebagai salah satu kabupaten di jawatimur dengan prasasti anjuk ladang yang ditemukan di daerah tersebut. Mungkin itu salah satu pertanyaan yang akan muncul ketika membaca judul dari artikel ini. Sedikit review dari beberapa sumber misal wikipedia indonesia bahwasanya prasasti Anjuk Ladang adalah sebuah piagam yang terbuat dari batu yang diukir sehingga mempunya bentuk dan motif. Prasasti ini di perkirakan dibuat pada tahun 859 Saka atau 937 Masehi dikeluarkan oleh Raja Sri Isyana dari Kerajaan Medang setelah pindah ke bagian timur Pulau Jawa. Prasasti ini juga disebut Prasasti Candi Lor karena ditemukan pada reruntuhan Candi Lor, di Desa Candirejo, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, beberapa kilometer di tenggara kota Nganjuk. Penamaan "Anjukladang" mengacu pada nama tempat yang disebutkan dalam prasasti ini dan kemudian dikaitkan dengan asal mula nama Nganjuk sekarang.



Perhatikan gambar prasasti anjuk ladang diatas, kemudian perhatikan motif khas batik nganjuk dibawah.

abdikanjeng - batik nganjuk

Dari pengamatan inilah saya mengatakan hubungan batik nganjuk dengan prasasti anjuk ladang yang tersebut dalam judul artikel ini. Relasi yang sangat indah antara hasil dan seni yaitu prasasti sebagai hasil kemudian membatik adalah seni leluhur yang menyatu menjadi hasil karya baru batik nganjuk. Hubungan yang serasi dimana motif khas batik nganjuk mengambil ide dari bentuk prasasti anjuk ladang yang mana akhirnya diberikan nama motif stupa batik nganjuk seperti yang ada pada gambar dan pada artikel batik nganjuk pelestarian budaya tradisional. Apresiasi yang tinggi saya berikan kepada seluruh budayawan kabupaten nganjuk kususnya untuk pelaku pengrajin batik nganjuk yang telah dengan iklas mencurahkan pemikiran dan tenaga untuk senantiasa melestarikan seni budaya warisan leluhur.
0 Komentar untuk "Hubungan prasasti anjuk ladang dan batik nganjuk"

Back To Top